04
Apr
08

Jaksa Kehilangan Tersangka

AngerPADANG—Penyidik Kejari Tua Pejat, naik pitam. Afner Ambarita pelaksana kegiatan dalam kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan dan jembatan di kabupaten Kepulauan Mentawai tahun anggaran 2005 sebesar ratusan juta, dijemput paksa ke alamatnya, Kamis (3/4/2008). Sayang, aksi tadi kurang memuaskan. Tersangka ketiga ini (setelah Ali Arifin dan Rinaldi) sudah duluan menghilang.

Hal ini berawal dari pemanggilan dilakukan penyidik kepada tersangka, Kamis pagi. Namun hingga sore, tersangka tidak muncul—tanpa alasan jelas. Kesal merasa disepelekan, penyidik pun memburu tersangka ke alamatnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Tua Pejat Undang Mugopal SH MH menyebutkan, upaya pemanggilan secara persuasif justru sudah diberikan berulangkali.  “Tersangka  justru  mangkir. Apa boleh buat, tindakan tegas harus dilakukan,” ujarnya Kamis malam.

Hingga pukul 21.30 WIB, penyidik Kejari Tua Pejat dikomandoi langsung Undang Mugopal SH MH, masih menunggui rumah tersangka dikawasan Tunggul Hitam Padang. Tapi, si tersangka tetap tidak muncul-muncul. Sedang rumah, terlihat dalam  kondisi kosong tanpa penghuni. 

Dua tersangka lain yakni Ali Arifin (Asisten I Sekdakab Kepulauan Mentawai/mantan Kadinas PU) dan Rinaldi (bendaharawan pemegang kas dalam proyek) sudah duluan ditahan pihak Kejari Tua Pejat. Ali Arifin, dititip penahanannya ke Lapas Muaro pada 6 Maret pukul 14.10 WIB. Sedang Rinaldi, menyusul pada 18 Maret pukul 15.00 WIB. Mereka ditahan dengan alasan ditengarai dapat menyulitkan penyempurnaan penyidikan, mempengaruhi saksi lain serta menghilangkan barang bukti.

Dugaan penyelewengan dana dalam kasus ini, diperkirakan mencapai Rp 741.044.216. Dari pagu anggaran Rp 2.505.800.000. Dana sebanyak itu, berasal dari dana DAK Non DR tahun anggaran 2005 (tercantum dalam APBD). Dana tersebut merupakan sisa anggaran 2005 di Dinas Kimpraswil Kabupaten Kepulauan Mentawai. Indikasinya, tersangka memindahkan pos anggaran tadi ke rekening lain. Kemudian, digunakan untuk kegiatan lain pula. ” Guna memastikan angka kerugian negaranya, penyidik masih menunggu hasil audit BPKP,” kata Undang.

Sebelumnya, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi. Diantaranya, Roger SE (Plh Kasubag Perbendaharaan tahun anggaran 2005), Desti Simanora SE (Kasubag Anggaran), pimpinan cabang Bank Nagari Tua Pejat Ramlis SE, sejumlah Kepala Desa dan Kepala Dusun yang namanya tertera dalam SPj (Surat Pertanggungjawaban Proyek). Menyoal kemungkinan bertambahnya tersangka, Undang tidak menampik. “Kemungkinan tersangka baru bisa saja. Pastinya, tunggu saja hasil pemeriksaan lanjutan dalam minggu-minggu besok,” pungkasnya. (tos)


0 Responses to “Jaksa Kehilangan Tersangka”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: