19
Jan
08

Mantan Kadisbun Sumbar Ditahan

PADANG-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar (Kajati) membuktikan ucapannya; bakal menjadikan tahun 2008 sebagai tahun penindakan bagi para koruptor di Sumbar. Buktinya, setelah ditetapkan sebagai tersangka, dua mantan pejabat Dinas Perkebunan Sumbar—Ir Suhil Noer, mantan Kadinas dan Ir Fachron, mantan Kasi Sarana Produksi Subdin Sarana dan Prasarana—digelandang ke Lapas Muaro Padang Jumat (18/1) pukul 17.25 WIB.

Ke dua tersangka yang pernah dipangil dan dimintai keterangan sebagai saksi sebelumnya terkait kasus dugaan penyimpangan pengelolaan kegiatan pengembangan tanaman kakau tahun anggaran 2005. Mereka terlihat mendatangi Kejati Sumbar pukul 10.00 WIB.

Suhil Noer didampingi penasehat hukum Yunizal Chaniago SH dari Kantor Hukum Handra Darwin & Rekan terlihat ‘diantar’ Mitsubishi Kuda bercat silver (plat merah) BA
2759 JM. Ia langsung memasuki ruangan jaksa penyidik Hasbi SH dan Facrizal SH.

Sedang, Fachron terlihat hanya datang sendiri. Ia juga sempat duduk di ruang tunggu bersama wartawan sebelum dipanggil masuk ke ruangan jaksa penyidik Koswara SH
MH (Humas Kejati) dan Basril G SH (Kasi Penyidik Kejati). Keduanya diberi sejumlah pertanyaan selama 8,5 jam—istirahat pukul 12.00 WIB dan dimulai kembali pukul 14.00 WIB.

Bungkam

Saat digiring keluar dari ruang penyidikan, ke dua tersangka bungkam. Mereka
tidak mau menjawab pertanyaan wartawan seputar penahanan yang dilakukan jaksa. Dengan wajah tertunduk, ke duanya berjalan cepat menuju mobil tahanan.

“Penahanan yang dilakukan terhadap ke dua tersangka ini, demi keamanan serta percepatan proses penyidikan. Dan ingat, baru dua tersangka yang ditetapkan dari 15
saksi diperiksa. Berkemungkian bisa saja ada tambahan tersangka baru lagi nantinya,”
ujar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Winerdy Darwis SH MH kepada
wartawan, Jumat sore.

Disebutkan Winerdy, dari pemeriksaan penyidik ke dua tersangka melanggar sejumlah pasal mengenai tindak pidana korupsi. Seperti; pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 9 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 tahun 2001.  Menyoal berapa kerugian negara akibat kasus ini, Winerdi menyebut, masih belum dapat dipastikan secara rinci. ” Data pastinya, kita masih menunggu hasil audit BPKP. Tunggu saja,” katanya.

Kasus ini sebelumnya lama “mengendap” dan nyaris tidak terdengar proses penyidikannya. Seperti dilansir POSMETRO pada bulan Pebruari 2007 lalu, beberapa
saksi diperiksa: Ir Hadrami (Ketua Panitia Pemeriksa Barang dan Jasa pada kegiatan
pengelolaan kegiatan pengembangan tanaman kakau tahun anggaran 2005) dan Firman
SE (Atasan langsung pemegang kas kegiatan pengembangan tanaman kakau Tahun
Anggaran 2005 pada Disbun Sumbar).

Kemudian dilanjutkan sejumlah saksi lain; seperti mantan Kepala Dinas Perkebunan
Sumbar Ir Suhil Noer (sekarang di BKD Sumbar). Penyidikan dilakukan setelah Kajati
Sumbar —Ridwan Darmansyah SH— dengan resmi mengeluarkan Surat Perintah
Penyidikan Nomor : Print-44/N.3/Fd.1/02/2007 tertanggal 12 Pebruari 2007. Berdasarkan laporan dugaan tindak pidana korupsi (dilaporkan pada hari Rabu tanggal 7 Pebruari 2007).

Laporan tadi menyatakan adanya indikasi awal terjadinya tindak pidana korupsi pada
pengelolaan kegiatan pengembangan tanaman kakao senilai Rp 800 juta dari APBD
Sumbar Tahun Anggaran 2005. Dana proyek seharusnya digunakan untuk pembelian
bibit kakao sebanyak 1.000.100 batang.

Kenyataan di lapangan, hanya 160 ribu batang saja yang ditanam. Proyek seharusnya
selesai Desember 2005, tapi sampai masuk 2006 proyek belum tuntas. Dikerjakan
rekanan CV Bintang Zeva dengan sistem penunjukan langsung, tanpa tender. Dalam
pelaksanaa proyek ini, terdapat dokumen fiktif. Pencairan dana dituntaskan saat
pekerjaan belum terlaksana seratus persen. Proyek tersebar di sejumlah daerah; Kabupaten Limapuluh Kota, Sawahlunto Sijunjung, Tanahdatar  serta Kota Padang. (tos)


0 Responses to “Mantan Kadisbun Sumbar Ditahan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: