08
Jan
08

2 Miliar Uang Sumbar ‘Ditilep’ Koruptor

 PADANG- Selama 2007, Sumbar merugi Rp 2.049.688.669. Uang milik daerah tersebut “ditilep” pelaku tindak pidana korupsi. ” Jumlah tersebut merupakan kerugian negara tahap penyidikan perkara tindak pidana khusus (korupsi) selama 2007. Data tadi baru sebagian dari 15 perkara yang disidik . Ada yang masih diaudit Badan Pemeriksa Keuangan Pusat (BPKP),” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Winerdy Darwis SH MH kepada Pers, Kamis (3/1) di Kejati Sumbar.

Penyidikan tadi, tambah Winerdi, belum keseluruhan. Total penyidikan (Kejati dan 13 Kejari) di 2007 berkisar 25 perkara (yang disidik). 14 berkas diantaranya sudah dalam penuntutan. ” Diakui, dari keseluruhan kejaksaan negeri masih ada yang belum berhasil melakukan penyidikan kasus pidana korupsi di daerahnya. Seperti; Padang, Bukittinggi dan Solok. Di tahun lalu (2007), ketidakberhasilan melakukan
pengungkapan tadi masih ditolerir. Dalam artian, target pengungkapan sesuai surat edaran Kejaksaan Agung masih dalam tahap sosialisasi dan pemantapan,” jelas Winerdy.

Tapi, lanjutnya, di tahun 2008 ini tidak ada lagi alasan. Seluruh jajaran kejaksaan negeri di Sumbar harus memenuhi target. Minimal wajib mengungkap 1 – 2 kasus korupsi di daerahnya. Sanksi tegas jelas bakal dikenakan bagi yang tidak berhasil. Sebaliknya, yang melampaui target (1-2 kasus korupsi) diberi penghargaan.

Data pihak Kejati Sumbar, Rp 2 milyar lebih uang yang ditilep para koruptor tadi:  Dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana APBD dan APBN 2005 di Dinas Kelautan Sumbar. Sprintdik Nomor: Print-26/ N.3/ Fd.1/ 01/ 2007 tanggal 24 Januari 2007. Kerugian Negara: Rp 150.000.000 (Kejati Sumbar).

Dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan dagang dan jasa pada PT Andalas Tuah Sakato Divisi Grafika Padang. Sprintdik Nomor : Print-63/ N.3/ Fd.1/ 02/ 2007 tanggal 22 Februari 2007. Kerugian Negara: Rp 200.000.000 (Kejati Sumbar).  Dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat pemerintah kab 50 kota. Sprintdik Nomor : Print-42/ N.3.12 / Fd.1/ 01/ 2007 tanggal 24 Januari 2007. Kerugian Negara: Rp 985.000.000 (Kejari Payakumbuh).

Dugaan tindak pidana korupsi pencairan kredit tidak sesuai prosedur.  Sprintdik Nomor : Print-01/ N.3.13 / Fd.1/ 01/ 2007 tanggal 8 Januari 2007.  Kerugian Negara: Rp 409.501.209 (Kejari Pariaman). Dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana PKPS BBM IP tahun 2005 di Nagari Tiku V Jorong Tanjung Kab Agam. Sprintdik Nomor : Print-150/ N.3.21 / Fd.1/ 04/ 2007 tanggal 19 April 2007. Kerugian Negara: Rp 57.702.460 (Kejari Lubuk Basung).

Dugaan tindak pidana korupsi pada STSI Padangpanjang TA 2006 pada proses pengadaan sound system. Sprintdik Nomor : Print-205/ N.3.16 / Fd.1/ 05/ 2007 tanggal 4 Mei 2007. Kerugian Negara: Rp 122.485.000 (Kejari Padangpanjang). Dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana bantuan sosial tugas
pembantuan (TP) penanaman bibit karet TA 2006 Dinas Perkebunan Sawahlunto/Sijunjung melalui penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK). Kerugian Negara: Rp 125.000.000 (Kejari Sijunjung).

Dalam Perhitungan (audit) BPKP

Dugaan tindak pidana korupsi pengembangan tanaman kakao di Dinas Perkebunan Sumbar. Sprintdik Nomor : Print-44/ N.3/ Fd.1/ 02/ 2007 tanggal 12 Februari 2007 (Kejati Sumbar). Dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek penyiapan pemukiman transmigrasi tahun 2006 pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar. Sprintdik Nomor : Print-212/ N.3/ Fd.1/ 06/ 2007 tanggal 18 Juni 2007 (Kejati Sumbar). Dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan sisa dana UUDP TA 2005 pada dinas PSDA Kab Pessel. Sprintdik Nomor : Print-01/ N.3.19 / Fd.1/ 03/ 2007 tanggal 29 Maret 2007 (Kejari Painan).

Dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan jembatan Rantih kecamatan Talawi Sawahlunto tahun 2006. Sprintdik Nomor : Print-01/ N.3.14 / Fd.1/ 05/ 2007 tanggal 13 Mei 2007 (Kejari Sawahlunto). Dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan komputer pada Dinas Pendidikan Kab Pessel TA 2006. Sprintdik Nomor : Print-01/ N.3.19 / Fd.1/ 07/ 2007 tanggal 24 Juni 2007 (Kejari Painan). Dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana di SMPN Solok Selatan. Sprintdik Nomor : Print-01/ N.3.15.8 / Fd.1/ 09/ 2007 tanggal 24 September 2007 (Cabjari Solok di Muara Labuh). (tos)


0 Responses to “2 Miliar Uang Sumbar ‘Ditilep’ Koruptor”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: