18
Des
07

Di Painan, Harga Bawang Melonjak

PAINAN-Jelang Idul Adha, Natal, dan tahun baru, harga berbagai kebutuhan pokok merambat naik. Di Painan, Pesisir Selatan lonjakan drastis terdapat di komoditas bawang merah. Kenaikan melebihi seratus persen. Yang biasa dijual Rp 8.000 per kilogram naik hingga Rp 20.000. Lonjakan ditengarai kurangnya pasokan dikarenakan masuknya musim hujan.

Sepanjang Senin (17/12) lalu, lonjakan drastis tersebut dikeluhkan para pembeli. ” Ka baa juo lai. Ka maha bana, bawang ko paralu. Bia saketek ka di bali juo,” keluh Bert, seorang warga Painan yang dijumpai usai belanja di Pasar Kota Painan, Senin siang.Tak cuma bawang, kata Bert, harga kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan. Rata-rata berkisar antara Rp 500 sampai Rp 1.000 per kilogram. Seperti, cabai merah dari Rp 14.000 per kilogram menjadi Rp 15.000. Minyak goreng dari Rp 8.200 per kilogram naik Rp 8.500 – 9.000. Namun apakah ini dikarenakan musim hujan atau memang kebiasaan oknum “spekulan” penjual menaikkan harga setiap pergantian tahun. Khususnya, bawang merah.Salah seorang penjual bahan pokok yang enggan menyebut nama, membantah kenaikan tadi disengaja lantaran masuknya Idul Adha, Natal dan Tahun Baru. ” Ini bukan disengaja. Kami terpaksa menjual dengan harga demikian. Tak cuma mahal saat membeli, mendapatkannya pun sulit,” ujarnya.Kenaikan sama juga terlihat pada beras. Zulbaidah (50), seorang pedagang beras di Pasar Painan menuturkan, harga naik berkisar Rp 500 – 1.000. Sokan Pariaman, yang tadinya dijual Rp 9.500 per gantang naik Rp 10.000. IR 42 Pariaman, Rp 9.000 menjadi Rp 9.500. IR 42 Painan, semula Rp 8.500 kini terpaksa dijual Rp 9.000. Begitu juga untuk beras kualitas baik seperti Solok super. Tadinya Rp 11.500 menjadi Rp 12.000.

Khusus beras pulut asal solok, naik rata-rata Rp 1.000. Untuk pulut putih dijual Rp 13.000 per gantang. Merah Rp 12.000, Hitam Rp 15.000 dan pulut tapai Rp 16.000. ” Pembelian awal juga naik (mahal). Jadi saat menjual, terpaksa harga ikut dinaikkan,” aku pemilik kedai beras dipojok Pasar Painan ini.(tos)


1 Response to “Di Painan, Harga Bawang Melonjak”


  1. Mei 7, 2008 pukul 1:25 pm

    kampuang wak ma da tos…baa caronyo batambah taniayo juo masyarakat painan beko


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: