PAINAN-Dikira anjing, ee…taunya anak harimau tutul (harimau buluah) yang terjerat perangkap babi hutan masyarakat. Umi (40), IRT, warga Kampung Taratak Paneh Kenagarian Ampiang Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pessel Sumbar terkapar dicakar, Minggu (10/2/2008) pukul 07.00 WIB.
Korban mengalami luka serius. Paha kirinya robek beberapa centimeter dan terpaksa dirawat di Puskesmas Sutera. Sedang harimau tutul tadi, tewas dipukuli suami korban Abu (50) bersama warga setempat dengan kayu dan benda tumpul lainnya.
Kejadian berawal dari berangkatnya korban bersama suaminya ke ladangnya. Sesaat menjelang ladangnya, korban melihat seekor binatang terjerat perangkap babi dipasang warga di lokasi. Penasaran—karena terlihat seperti seekor anjing, korban mendekati perangkap tadi. Tapi apa lacur, harimau tutul yang terjerat tadi dengan spontan melompati serta mencakar korban.
Melihat kejadian tersebut, suami korban murka. Setelah berhasil menyelamatkan korban—menjauhkan dari harimau, dengan emosi ia memukuli harimau dengan potongan kayu yang ditemukan di lokasi. Tak lama, warga lain berdatangan. Amarah warga yang tak tertahankan, menyebabkan harimau tadi mati.
Kapolres Pessel AKBP Yoyok Sri Nurcahyo membenarkan adanya kejadian harimau yang tewas dipukuli warga di Sutera, Pessel. ” Bangkai harimau, sementara diamankan di Mapolsek Sutera,” ujar Yoyok, Minggu sore di Painan.(tos)


dmn polhut?g ad pecinta hewan langka tah dsn?apa masyarakat masih krng tau?saia sngat sedih mendengar hal ini.